Selasa, 09 Maret 2021

Contoh Pidato Menyambut Bulan Romadhon

Assalamualaikum wr.wb

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي هَدَانَا لِهٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللّٰهُ ، اَشْهَدُ اَنْ لۤا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt, karena pada kesempatan hari ini kita masih mendapat kenikmatan berupa kesehatan jasmani dan rohani. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad Saw. karena beliaulah lampunya dunia suri tauladan kehidupan kita.

Hadirin dimanapun anda berada...

Berbahagialah wahai kaum muslimin... Karna sebentar lagi kita akan kembali dipertemukan dengan bulan yang begitu istimewa yaitu bulan Ramadhan. Dalam karya Syaikh ‘Utsmân bin Hasan bin Ahmad Syâkir al-Khubari seorang Ulama yang hidup di abad ke sembilan hijriyah dalam kitabnya yang berjudul Durratun Nasihin halaman 7 baris ke 3 dari bawah sebelah kiri mengatakan Rosulullah SAW bersabda:

مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ

”Barang siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk kedalam neraka.”

Saudaraku… Kabar masuknya bulan Romadhon ini bukan hanya berita semata, namun maknanya adalah kabar gembira bagi mereka dengan adanya masa yang agung. Walaupun Ramadhan kali ini masih sama dengan Ramadhan tahun lalu, dimana kita harus menyiapkan lahir dan batin, fisik dan juga mental serta pemahaman dan kebiasaan baru ditengah wabah COVID-19. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan Rahmat, penuh Ampunan serta karunia, bulan penuh kasih sayang, bulan sebagai sarana latihan dan pendidikan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperbaiki akhlak. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang keutamaannya tidak dapat dihitung faidahnya. Dia mesti disambut dengan kemurnian jiwa, kesucian terhadap harta dan meluangkan diri dari berbagai himpitan kehidupan dunia. Di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan.

“Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan”. (HR. Ahmad, Nasai 2106, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Hadiriin dimanapun anda berada..

Tepat pada tanggal 17 Ramadan 2 Hijriah, atau 13 Maret 624, kedua kubu saling bertemu di lembah Badar. Pada tahun itu umat Islam mulai diwajibkan berpuasa, tahun itu pula umat Islam meraih kemenangan besar dalam Perang Badar dan sejak saat itu, Muslimin tidak lagi dipandang sebelah mata oleh kaum musyrik. Dibulan ini juga diturunkannya buku petunjuk kehidupan manusia yaitu Al-Qur’an Sebagai mana Firman Allah SAW.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ.....

Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (Q.S Al-Baqarah : 185)

Momen Ramadhan ini banyak ditunggu-tungu, nongkrong malam setelah tarawih, tadarus dan berbuka puasa bersama. Hal ini begitu di impikan oleh kaum anak-anak hingga orang tua. Namun Karena adanya pandemi ini, kita harus tetap di rumah saja, tidak ada tarawih berjamaah, berbuka puasa bersama, tongkrongan malam dan para penjual jajanan buka puasa pun dalam pengawasan yang ketat demi menghindari kerumunan. Ramadan kali ini akan kembali dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan. Semua musibah pasti ada hikmahnya, Allah memberikan kita kesempatan untuk lebih banyak mendekatkan diri pada_Nya dengan jihad berdiam diri dirumah memiliki banyak waktu bersama keluarga kecil dirumah, memperbanyak dzikir, serta membaca Al-Qur’an untuk meningkatkan iman islam. Mari kita jalani dengan rasa syukur agar bernilai dimata Allah dan ibadah kita tidak sia-sia

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةََ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

"Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan Iman dan berharap pahala dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

Amin.. amin Yarobbal Alamin. Cukup sekian yang bisa saya sampaikan apabila ada tutur kata yang kurang berkenan dihati para pendegar saya mohon maaf yang sebesar besarnya..

(isi kreatifitas pantun atau senandung)

Tanpa kekasih hidup terasa hampa…

Sekian terimakasih dan sampai jumpa…

Wassalamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerpen : Perjuangan dibalik Layar

                                                               Rentan Waktu Oleh: Khoirotul Nikmah AAAAAAAAAAH HUH UUAAAAHHH, AYO BU SED...